Saturday, March 16, 2013

7 Jangan' Saat Beli Baju Bayi

Saat Anda membeli baju bayi, apa yang Anda utamakan terlebih dahulu? Warna, gaya yang tidak pasaran? Seharusnya, saat memilih dan membeli baju bayi, yang utama adalah faktor kenyamanan. Telitilah sebelum Anda membayar. Perhatikan bahan, ukuran, desain dan hiasan-hiasan yang bisa jadi membahayakan bayi.
  • Jangan membeli baju dari bahan sintetis seperti nilon dan polyester. Karena bahan-bahan tersebut tidak mudah menyerap keringat. Akibatnya bayi berkeringat berlebihan. Jika pori-pori kulitnya tersumbat, keringat akan merembes ke kulit di dekatnya. Kondisi inilah yang memicu timbulnya biang keringat. Sebaiknya pilih bahan yang terbuat dari katun Karena mudah menyerap keringat.
  • Jangan membeli  terlalu ‘pas’ di badan meski Anda jatuh cinta pada modelnya. Misalnya, model baju yang pas di bagian leher, ketiak, lengan, perut dan selangkangan. Karena kulit bayi masih tipis, belum sempurna, belum ada lapisan lemak tebal seperti orang dewasa. Bahkan hingga usia 1 tahun, lapisan kulit terluarnya (epidermis) 20-30 persen lebih tipis dibandingkan orang dewasa. Sehingga, ketika tergesek, kulit mereka gmudah terluka dan iritasi. Selain itu, baju yang sempit akan membuat bayi sulit bergerak.
  • Jangan memilih baju yang berkancing besar di bagian belakang, atau kancing dari bahan logam. Karena sampai usia 3 bulan bayi belum bisa tengkurap. Ia masih berada dalam posisi telentang sehingga bila kancing baju terlalu besar, dapat menyakiti tubuhnya. Sebaiknya pilih baju yang memiliki kancing di depan karena mudah dikancingkan, tidak melukai bayi dan tidak perlu melewati kepala bayi. Ini berkaitan dengan kepala bayi yang masih lemah.
  • Jangan memilih baju berkerah tebal dan kaku yang dapat membuat kulit leher bayi gatal-gatal. Karena baju model seperti itu bila dipakai di udara tropis dapat menyebabkan bayi berkeringat berlebihan dan memicu biang keringat. Namun begitu, jenis  ini boleh dipakai ketika udara dingin.
  • Jangan memilih baju yang penuh kerutan (smock) di bagian dada. Karena jika terlalu rapat atau sempit, kerutan dapat menekan bagian dada bayi sehingga ia sesak napas. Sebenarnya, baju model kerut sah-sah saja untuk bayi, namun perhatikan apakah kerutan itu terlalu rapat dan sempit di badan atau tidak. Kalau pun Anda jatuh cinta pada modelnya, pilih model kerut yang agak longgar di dada.
  • Jangan memilih baju dengan karet elastis di bagian pinggang, lengan, paha dan pergelangan tangan yang terlalu ketat. Karena selain bisa berbekas di kulit bayi dan menyakitkan, juga dapat mengganggu aliran darah bayi.
  • Jangan memilih baju dengan aksesori kancing, tapi, pita, mote dan payet. Ketika bayi mulai senang berekplorasi dengan tangannya, ia akan senang memegang sesuatu kemudian mengenalinya dengan memasukkannya ke dalam mulut. Bila payet, mote atau kancing terlepas dan tercecer, bukan tak mungkin tertelan olehnya.

Sumber: ayahbunda.com
TIPS: Belanja baju bayi baru lahir

(Istimewa)
Terkadang kerap kali orangtua baru berlebihan dalam berbelanja baju bayinya. Berikut ini trik berbelanja baju bayi bagi orangtua baru.

Sebelum berbelanja, Anda perlu memahami dalam memilih baju untuk bayi pilihlah yang bahannya lembut seperti katun. Pastikan juga bahan baju tersebut menyerap keringat. Jangan pilih baju yang berbahan nylon dan polyester karena keduanya tidak menyerap keringat.

Hindari juga baju yang terlalu ketat untuk bayi di bagian leher, ketiak, lengan, perut dan selangkangan. Kalau terlalu ketat akan membuat bayi sulit bergerak bebas.

Jika ingin membeli baju dengan aksesori atau hiasan menarik, seperti kancing dan pita, pastikan benda-benda itu aman. Bayi suka memakan apa yang bisa diraihnya, jadi jangan sampai Anda membeli baju yang justru membahayakannya.

Seperti dikutip babycenter, untuk ukuran, sulit memprediksi ukuran berapa yang pas untuk bayi Anda nantinya. Bayi yang baru lahir sampai usia tiga bulan, akan sangat cepat pertumbuhannya.

Bayi yang baru lahir dan memiliki berat badan cukup besar biasanya tidak cocok dipakaikan baju untuk bayi yang baru lahir. Bayi-bayi ini lebih pas dipakaiakan baju untuk bayi berusia tiga bulan ke atas. Jadi solusi terbaik dalam berbelanja baju, khusus soal ukuran ini adalah belilah baju dengan beberapa ukuran, jangan satu ukuran saja.

Berapa banyak yang harus dibeli? Seperti sudah dikatakan di atas, bayi yang baru lahir biasanya tumbuh dengan cepat. Jadi tidak usah membeli baju dalam jumlah yang berlebihan, secukupnya saja. Agar tidak bingung, berikut panduannya untuk Anda:

1. 5-7 baju lengan panjang & celana panjang
2. 4-7 baju lengan pendek
3. 4-7 baju tanpa lengan
4. 1/2 lusin kaos dalam atau singlet
5. 4-7 celana pendek atau pop
6. 2-3 jumper atau romper
7. 5-7 sarung kaki dan tangan
8. 1-2 buah kaus kaki dan sepatu
9. 2 jaket atau sweater
10. 1 topi
11. 2-3 selimut
12. 1,5-2 lusin popok kain
13. 4-6 sapu tangan/handuk kecil.

Sumber: waspada.com 

Tips Memilih Baju Bayi Yang Aman


Tips Memilih Baju Bayi Yang Aman



Bayi yang mungil tidak diragukan lagi membuat gemas siapapun orang yang melihatnya. Wajahnya yang masih lugu, matanya yang masih bening dan bersih, kulitnya yang masih halus tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi bayi. Betapa bangganya orang tua memiliki bayi yang banyak dikagumi dan disenangi oleh banyak orang. Tentunya, para orang tuanya akan senang mendengar kata-kata" aih lucunya" atau" ih menggemaskan". Ketika mendengar kata-kata tersebut, tentulah orang tua dalam hati banyak yang bilang "siapa dulu dong orang tuanya". Ya, intinya suksesnya orang tua menghadirkan bayi yang membuat orang gemas adalah dianggap sebagai kesuksesan tersendiri bagi orang tua.
Guna menggapai hal tersebut,Seringkali hal ini di bumbui oleh para orang tua dengan melengkapi penamilan bayi mereka dengan baju-baju bayi yang lucu juga, sehinga makin membuat gemas orang yang melihatnya. Sehingga, selain memang difungsikan melindungi dan memberi kenayaman kepada bayi, baju bayi kini juga berfungsi untuk menambah bayi makin kelihatan menggemaskan.
Tidak ada salahnya memang mengenai hal tersebut, namun jangan sampai pemilihan baju bayi hanya di peruntukkan untuk membuat bayi makin kelihatan cantik saja, tanpa menghiraukan fungsi essensi baju bayi itu sendiri, yaitu sebagai pelindung dan pemberi kenyamanan bagi bayi. Jadi, usahakan dalam pemilihan baju utamakan keamanan dan kenyamanan bagi bayi itu sendiri, baru perhatikan tampilan.
Jangan sampai, karena salah memilih bahan baju bayi, kulit bayi yang masih peka dan halus tersebut malah memerah, mengalami bintik-bintik atau iritasi dikarenakan baju bayinya mengandung zat-zat berbahaya yang membuat kulit bayi menjadi alergi. Atau jangan sampai sistem pencernaan bayi terganggu karena, bayi yang suka mengemut ujung pakaian ternyata bajunya malah mengandung zat aditif. Yang lebih membahayakan tentunya adanya zat aditif dari baju yang dapat terhirup oleh bayi, bisa menyebabkan gangguan pernafasan pada bayi.
Oleh karena ada banyak hal yang harus di perhatikan sebelum orang tua memiih baju bayi, diantaranya:

Belilah Baju Bayi Yang Betul-betul Berkualitas

Jangan tergiur oleh diskon atau harga murah yang ditawarkan berbagai toko busana bayi tanpa anda mengetahui kualitasnya. Hindari anda mengesampingkan kualitas pakaian bayi, karena tergiur oleh harga murah. contoh, Jangan sampai ketika di pakai oleh bayi anda, warna baju menjadi luntur. Lunturnya warna akan mudah terserap oleh pori-pori kulit bayi, dan ini sangat berbahaya bagi bayi. Selain itu, tidak rapihnya jahitan pada baju bayi juga bisa membuat bayi tidak nyaman. Jadi berikan selalu yang terbaik buat buah hati anda termasuk pakaiannya, namun bukan pula selalu membeli baju dengan harga mahal. Jika perlu, belilah baju bayi yang telah memiliki sertifikat standar baju bayi. Online shop Bebi-j.com menyediakan aneka macam baju bayi berkualitas dan murah 

Bahan Pakaian

Hindari pemilihan atau membuat baju bayi dengan bahan pure nilon, jeans atau parasut. Karena bahan-bahan tersebut dapat membuat bayi menjadi mudah gerah. Semakin gerah bayi, semakin mudah bayi berkeringat dan hal ini mengundang banyak bakteri. Selain itu hindari pula bahan pakaian yang terlalu kasar dan keras. Bahan pakaian seperti ini akan membuat bayi lebih mudah terkena iritasi kulit. Pilihlah pakaian yang berbahan lembut dan halus. Baju bayi berbahan katun cukup baik untuk dipilih, karena selain lembut, katun mampu menyerap keringat. Selain itu, gunakan bahan baju dengan menyesuaikan cuaca, misal saat musim panas gunakan bahan yang sedikit tipis untuk memberi cukup udara bagi tubuh bayi anda dan sebaliknya.

Utamakan Kenyamanan Bagi Bayi

Jangan sampai demi penampilan, anda terlalu berlebih dalam menambahkan aksesoris baju bayi. Kalau memang ingin memakai aksesoris gunakanlah secukupnya, kalo bisa usahakan sesederhana mungkin. Beberapa aksesoris cukup berbahaya bagi bayi. Hindarkan penggunaan aksesoris yang berbentuk tali-tali karena bisa membuat bayi tercekik. Pita-pita juga dapat membuat bayi tersedak.Aksesoris yang mudah terlepas, payet, bros atau lainnya, dikhawatirkan bayi bisa meraihnya dan memasukan ke mulutnya. Pengait baju dari bahan logam seperti resleting, dikhawatirkan bisa berkarat dan membuat bayi kesakitan saat tengkurap, pilihlah pengait baju kancing jepret, jangan kancing biasa, karena di khawatirkan bisa terlepas dan masuk ke mulut bayi.
Juga, jangan sampai demi penampilan anda memilih baju bayi yang ribet. Pilihlah model baju bayi yang sederhana dan "normal" serta praktis yang membuat bayi pada saat memakainya atau saat anda menggantinya menjadi nyaman. Jangan pula memilih pakaian yang terlalu ketat, yang malah membuat bayi mudah iritasi. Jadi perhatikan pula ukuran baju bayi anda. Ingat, bayi perlu kenyamanan, pilihlah baju yang betul-betul membuat bayi nyaman.

Awasi Saat Pemakaian

Setelah anda memastikan bahwa baju anda telah aman dan nyaman bagi bayi, jangan lupa untuk tetap mengawasi kondisi bayi atau kulit bayi anda. Karena kita menganggapnya nyaman belum tentu bayi merasakan hal yang sama. Perhatikan setelah beberapa saat bayi menggunakan baju, apakah bayi menjadi menggaruk-garuk atau bayi jadi mudah berkeringat atau tidak atau bayi menjadi rewel. Kemudian saat bayi dimandikan, telusuri seluruh permukaan kulit bayi, apakah terdapat bintik merah, adanya iritasi atau hal lainnya.

Tips Pencucian Baju bayi

Hindari mencuci baju bayi dengan menggunakan deterjen bubuk. Karena jenis deterjen ini biasanya mengandung bahan kimia yang lebih tajam yang dapat membuat kulit bayi mudah iritasi. Jadi agar lebih aman, gunakan deterjen cair saja. Mengenai pewangi, usahakan hindarkan juga, atau kalau mau tetap menggunakannya, janganlah berlebihan, karena harum yang dihasilkan dari pewangi berasal dari zat kimia. Dan hal ini berbahaya jika wanginya tercium oleh bayi.


Sumber : Tips Memilih Baju Bayi Yang Aman http://bidanku.com